Jumat, 28 September 2012

Tanpa Ijasah Sarjana, "Mereka" Sukses.

Berdasarkan artikel Forbes Januari 2012, nyaris 16% dari 400 pengusaha terkaya Amerika tidak memiliki gelar sarjana. Jika menggunakan perhitungan satu dari 400 orang terkaya di planet bumi, persentase lulusan non sarjana naik dua kali lipat.

Bagi sebagian pengusaha, perguruan tinggi tidak begitu penting. Malah pengusaha seperti Walt Disney dan Richard Branson tidak pernah mendaftar masuk perguruan tinggi.

Birokrasi, akademik yang sewenang-wenang dikombinasikan dengan pengajaran yang fokus pada teori menyebabkan banyak pengusaha tidak meneruskan kuliahnya.

Salah satu pendiri PayPal, Peter Thiel bahkan telah memberikan US$ 100.000 bagi 24 orang berusia di bawah 21 tahun dengan syarat: mereka harus putus kuliah setidaknya dua tahun dan mengejar kewirausahaan, penelitian serta pendidikan diri sendiri.

Inilah nasehat sukses berbisnis dari 7 pengusaha putus kuliah tersukses di Amerika, seperti dilansir dari Forbes (11/7/2012):


1. Mark Zuckerberg
Posted Image

"Dinamika mengelola orang dan menjadi CEO di sebuah perusahaan sangat jauh berbeda dibanding tinggal sekamar dengan teman kuliah."

Meski nyaman jika merintis perusahaan dengan teman-teman, tapi ini adalah sebuah kesalahan. Kecuali teman itu ternyata sangat ideal dengan perannya di perusahaan Anda. Bergaullah dengan teman Anda saat sedang santai dan bekerja dengan orang paling berbakat yang bisa Anda rekrut
Facebook harus melalui berbagai kasus hukum yang memakan waktu dan uang gara-gara menjanjikan posisi senior bagi karyawan baru dan kepemilikan saham. Hal ini bisa dihindari jika Zuckerberg fokus merekrut 'karyawan bintang' dan tidak sekedar menerima karena dia ini teman atau temannya teman.

2. Steve Jobs

Posted Image

"Jadi kita pergi ke Atari dan mengatakan, 'Hei, kita punya barang bagus, bahkan dibuat dari beberapa suku cadangmu, bagaimana kalau kau mendanai kita? Atau kita akan memberikannya padamu? Kita hanya ingin melakukannya. Bayar gaji kita, kita akan kerja untukmu.' Dan mereka bilang, 'Tidak.' Jadi kita pergi ke Hewlett-Packard dan mengatakan, 'Hei, kita tidak butuh kalian. Kalian saja belum lulus kuliah."

Meskipun pemimpin terkuat di industri tidak melihat prospek ide Anda, jangan goyah. Saat merekrut orang, cari tahu kemampuan tersembunyinya. Saat mewawancarai kandidat di tahap awal start-up Anda, lebih penting siapa daripada apa. Karena dari pengalaman kerja mereka mungkin hanya setengah yang bisa diaplikasikan dalam peran baru di usaha Anda.



3. Bill Gates

Posted Image
"Cara terbaik untuk mempersiapkan diri menjadi programer adalah dengan menulis program dan mempelajari program-program bagus buatan orang lain. Kalau saya, saya pergi ke tong sampah di Pusat Ilmiah Komputer dan mengambil daftar-daftar sistem operasi mereka."


Pendekatan eksperimental Gates untuk mempelajari programming merupakan ciri khas pengusaha, khususnya bagi mereka yang tidak mengemban pendidikan formal. Kutipan perkataan Gates lainnya yang paling terkenal mungkin: “Cara terbaik mempersiapkan diri jadi pengusaha adalah dengan merintis bisnis dan mempelajari bagaimana sebuah startup bisa berhasil.”

Tidak pernah ada yang menyebut Gates sebagai master programmer. Namun, pengetahuannya yang luar biasa tentang cara menulis, menguji dan mengomersialisasikan kode berhasil membuatnya sukses memimpin Microsoft dari startup menjadi dominator dunia.




4. Michael Dell

Posted Image
"Sepenting-pentingnya sekolah, menurut saya itu bisa sangat menganggu penghasilan tetap."


Michael Dell berjanji pada orangtuanya kalau dia akan kembali bersekolah jika penjualan di startup-nya tidak mencapai target. "Saya harus habis-habisan dan melihat apa yang terjadi. Saya tidak bisa melepaskan kesempatan itu. Kesepakatannya adalah, saya akan berbisnis full time di bulan Mei dan akhir Agustus kita akan meninjau dan memutuskan apakah hasilnya baik atau tidak."
Meski dia sudah jadi pembicara di sekian banyak upacara kelulusan sejak putus kuliah, Michael tidak pernah kembali sebagai mahasiswa. "Dulu saya itu pemberontak. Sebagai anak 18 – 19 tahun, saya hanya melakukan apa yang saya inginkan dan ternyata berhasil."




5. Larry Ellison


Posted Image

"Saya punya semua kerugian yang dibutuhkan untuk sukses."

Seringkali pengusaha tadinya adalah orang yang dikucilkan lingkungan sosialnya. Kita sering menghindari jalan rasional dan menciptakan pekerjaan kita sendiri karena kita tidak bisa mengakomodir kekakuan di dunia kerja sebagai karyawan. Tendensi untuk menantang dan menolak norma-norma kerap menempatkan pengusaha di posisi yang sulit.

Status underdog juga merupakan salah satu faktor pendorong utama di antara pengusaha tersukses. Perasaan minder karena tidak berasal dari latar belakang keluarga atau memiliki koneksi cemerlang, tidak mengemban pendidikan formal dan pencapaian karir tradisional kerap memecut pengusaha bekerja mati-matian sebagai kompensasinya.


6. Richard Branson

Posted Image

"Ibuku bertekad membuat kami jadi mandiri. Ketika saya empat tahun, ibu menghentikan mobil beberapa mil dari rumah kami dan membuatku harus menemukan jalan pulang ke rumah. Saya tersesat."

Ibu Richard sangat menekankan kemandirian dan kemampuan menopang dirinya sendiri. Richard putus sekolah di usia 16 tahun untuk mulai menerbitkan majalah yang targetnya anak muda, bernama Student. Richard memanfaatkan fakta bahwa perusahaan rekaman merupakan pengiklan terbesar Student dan meluncurkan sebuah toko rekaman. Kemudian dia membangun toko kecilnya itu menjadi jaringan internasional dan melahirkan label rekaman yang sukses besar.
Minimnya pendidikan formal tak pelak membuat Richard kerap merasa ‘tersesat’ dalam perjalanannya membangun bisnis. Untungnya, sang ibu menanamkan kegigihan dan insting tajam yang sukses membimbingnya melalui berbagai kesulitan dan melampaui kekurangan pendidikannya.



7. Walt Disney

Posted Image
  "Cara untuk memulai sesuatu adalah dengan berhenti bicara dan mulai bergerak."


Nasehat terbaik di The Art of the Start karya Guy Kawasaki ada di halaman 9 yaitu “Get Going”. Mulai. Ada kemungkinan rencana atau ide Anda tidak berhasil saat diaplikasikan di pasar. Tapi tidak ada yang tahu juga jika ternyata ide itu berhasil dan meledak. Satu-satunya cara mencari tahu hanya dengan memulainya. Apa lagi yang Anda tunggu? Sekolah selalu tersedia dan siap ‘menampung’ Anda lagi jika memang ingin istirahat sejenak dari bisnis.



 Ternyata masih ada lagi nich gan  : 


Sir Richard Charles Nicholas Branson (lahir 18 Juli 1950) yang terkenal dan salah seorang pengusaha Inggris yang paling sukses, paling dikenal karena Virgin Group yang memiliki lebih dari 400 perusahaan, drop out dari sekolah (tanpa ijazah) ketika ia berusia 15.:D
Dia bukan satu-satunya orang yang sukses tanpa gelar sarjana dalam sejarah untuk menjadi terkenal. Baca terus untuk mengetahui orang-orang luar biasa!


James Cameron, sutradara pemenang Oscar, produser, dan penulis skenario. Drop out (tanpa ijazah) dari California State University, Fullerton. Kemudian menjajal balap jalanan sambil bekerja sebagai sopir truk dan petugas kebersihan sekolah tinggi, akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagaimodel building untuk Roger Corman’s New World Pictures.


Jim Carrey, aktor, komedian. Putus sekolah tinggi dan tanpa ijazah kuliah.


Charles Chaplin, aktor peraih Oscar, penulis skenario, produser, sutradara. Putus sekolah SD dan tanpa ijazah sama sekali.


Madonna Ciccone, multijutawan penyanyi pop dan aktris. Drop out tanpa ijazah kuliah dari University of Michigan, dimana dia belajar menari, karena harus pindah ke New York untuk mengejar karir menyanyi.


Sean Connery, aktor pemenang Oscar. Putus sekolah tinggi tanpa ijazah.


Jack Kent Cooke, miliarder media mogul, pemilik tim football Washington Redskins. Putus sekolah tinggi tanpa ijazah.


Tom Cruise, aktor, produser. Tak pernah kuliah tanpa ijazah kuliah.


Elisha Cuthbert, aktris. Pergi ke Los Angeles setelah lulus sekolah tinggi untuk mengembangkan karir aktingnya. Dia membutuhkan enam bulan untuk berhasil. Di minggu terakhir dari enam bulan itu, dia mendapat peran utama dalam serial TV 24. Tidak pernah kuliah tak memiliki ijazah kuliah.


:D“Untuk sukses Anda hanya perlu meniru orang yang sudah sukses.”:D


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Comment Using Facebook