Senin, 04 Februari 2013

Daging Babi.?

Bagi umat Islam, memakan produk pangan asal hewan (PPAH) babi adalah sebuah kemaksiatan. Jadi, termasuk diwajibkan untuk tidak sedikit pun ‘menyentuhnya’. 

Dulu argumen para ilmuwan menyatakan bahwa kemungkinan salah satu penyebab pengharaman itu adalah dikarenakan adanya cacing pita yang bersemayam dalam daging babi. Walau kemudian banyak dibantah oleh ilmuwan yang kontra dengan pendapat pertama yang menyatakan bahwa cacing pita dapat hancur hanya dengan pemanasan sederhana. 


Kini bukti-bukti nyata lainnya banyak terungkap oleh para ilmuwan yang berpandangan objektif semata-mata mengungkapkan kebenaran hasil penelitiannya. Di mana dilaporkan bahwa babi banyak memberikan efek negatif bagi sang pengonsumsi. 

Selain merupakan daging yang mengandung kolesterol tertinggi, daging babi juga menjadi mediator ‘mujarab’ bagi tempat berpindahnya puluhan penyakit yang semula ada dalam hewan babi untuk kemudian pindah ke dalam tubuh manusia.

Seorang Ilmuwan Jerman bernama Dr Murad Hoffman dalam bukunya menyatakan bahwa memakan daging babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tetapi juga dapat menyebabkan meningkatnya kandungan kolestrol dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh, yang mengakibatkan kemungkinan terserang kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rematik. 



Prespektif Sains (Kesehatan)

Seperti yang kita ketahui bersama babi adalah hewan yang kotor dan hidup di tempat yang kotor. Untuk itu, dari segi kesehatan telah diterangkan bahwa daging babi memiliki banyak kejeekan bagi pengkonsumsinya maupun penggunaan seluruh anggota tubuh babi, seperti yang telah diuraikan oleh Nanung Danar Dono, S.Pt., M.P. Dosen Fakultas eternakan UGM Yogyakarta dan Sekretaris Exekutif/Auditor Halal LPPOM MUI Propinsi DIY, Antara lain :
  1. Babi adalah tempat penampung penyakit seperti Cacing Pita, Cacing Spiral, Cacing Tambang, Cacing Paru-Paru, Bakteri TBC, virus cacar, virus kudis,dll.
  2. Daging Babi empuk namun sulit dicerna, akibatnya nutrient tidak dapat dimanfaatkan tubuh.
  3. Kantung Urin (Vesica Urinaria) babi sering bocor, sehingga urine tesebut merembes ke dalam daging. Akibatnya daging tersebut terkontaminasi kotoran yang semestinya dibuang keluar bersama urin.
  4. Lemak Punggung tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas Oksidatif (tengik), dan tidak layak dikonsumsi manusia.
  5. Babi merupakan carier virus/ penyakit Flu Burung (Avian Influenza). Di dalam tubuh babi, virus (H1N1 atau H2N1) yang tidak ganas dan tidak menular ke manusia akhirnya bermutasi menjadi virus H5N1 yang ganas/mematikan dan menular ke manusia.
  6. Peningkatan kolesterol yang disebabkan oleh daging babi yang terkandung cacing babi di dalamnya dan menghambat proses penguraian protein dalam tubuh.
  7. Mengakibatkan penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rheumatic.
  8. Virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang karena medium babi.
  9. Daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon.
  10. DNA babi mirip dengan manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia. Sifat yang ditularkan babi ke manusia antara lain :
Penyakit yang ditularkan oleh babi antara lain :
  • Pengerasan urat nadi. 
  • Naiknya tekanan darah.
  • Nyeri dada yang mencekam (Angina Pectoris).
  • Radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.
  • Kolera babi (penyakit berbahaya yang disebabkan oleh virus).
  • Keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi).
  • Kulit kemerahan yang ganas dan menahun (bersifat mematikan), dll.
  1. Binatang paling rakus, kotor, dan jorok di kelasnya.
  • Suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri.
  • Kotoran manusia pun dimakannya.
  • Suka berada di tempat yang basah dan kotor.
  • Untuk memuaskan sifat rakusnya, bila tidak ada lagi yang dimakan, maka ia akan memuntahkan isi perutnya lalu dimakan lagi.
  • Kadang ia mengencingi makanannya terlebih dahulu sebelum memakannya.
Babi adalah binatang pemalas, tidak agresif, tidak suka mencari pakan, suka dengan sejenis & tidak pencemburu, tidak tahan sinar matahari & tidak punya hasrat membela diri, dll.

Ust. Muhammad Umar Abduh (Perancis) menyebutkan bahwa babi menularkan sifat suka berzina.


Satu tambahan lagi agar sobat bisa percaya, ini dia video yang saya dapatkan dari salah satu sobat blogger saya, yaitu video daging babi yang setelah di siram air cola-cola mengeluarkan belatung jadi didalam daging babi ini terdapat daging belatung !!! dan daging tersebut dibeli dari supermarket ok kalau sobat penasaran langsung saja check videonya URL ( http://www.youtube.com/watch?v=NLsrmVO8Ahw )


berikutlah sudah informasi mengenai Fakta mengapa Daging Babi Diharamkan menurut sains ya sekali lagi saya memposting artikel ini bukan untuk bermasksud SARA ataupun mengganggu keyakinan masing-masing tapi saya hanya memberikan informasi penting untuk sobat, bila sobat suka dengan aritkel ini jangan lupa untuk mengklik tombol Share agar banyak orang yang tau dan itu sangat berharga untuk saya. terima kasih 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Comment Using Facebook