Selasa, 05 Maret 2013

Berpelukan dan Manfaatnya.

Pelukan, sebuah sarana untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang pada orang yang kita cintai. Berbagai macam pelukan yang Anda rasakan, memiliki artian masing-masing. Apa saja sih artinya, jangan beranjak ke mana-mana dan ikuti artikel ini. 

“Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 4 pelukan sehari. Untuk kesehatan, kita butuh 8 pelukan perhari. Untuk pertumbuhan, awet muda, kebahagiaan, kita perlu 12 pelukan perhari,” kata Virginia Satir, terapis keluarga.



Mungkin, Anda sedikit heran, benarkah pelukan memiliki kekuatan yang begitu hebat, hingga bisa membuat sehat, panjang umur, dan awet muda.? Kapan terakhir kali Anda memeluk seseorang atau seseorang memeluk Anda.? Jika jawabannya jarang atau bahkan tidak pernah sama sekali, coba ingat-ingat, apa yang belakangan ini Anda rasakan? Bisa jadi Anda sering sakit-sakitan, depresi, stres, sakit kepala, dan emosional.



Berbagai penelitian menunjukkan terapi pelukan bisa menyembuhkan penyakit fisi dan psikis. Bisa mengatasi stres, depresi dan lain-lain. Orang yang dipeluk, ataupun memeluk, merasakan adanya kekuatan cinta yang mengelilingi mereka. Kekuatan ini yang membuat kekebalan tubuh kita semakin meningkat.


Sama halnya dengan berbagai macam ciuman dan arti di baliknya, pelukan juga ada teknik dan maknanya juga lho. Jadi bukan sekedar pelukan yang hanya kewajiban dan rutinitas saja. 

Pelukan, sebuah sarana untuk menunjukkan cinta dan kasih sayang pada orang yang kita cintai. Berbagai macam pelukan yang Anda rasakan, memiliki artian masing-masing. Apa saja sih artinya, jangan beranjak ke mana-mana dan ikuti artikel ini. 
  • Pelukan Damai
Saat berpelukan, tubuh melepaskan oxytocin , hormon yang berhubungan dengan perasaan damai dan cinta. Hormon oxytocin ini membuat jantung dan pikiran sehat. Hormon oxytocin ini baru bisa keluar jika manusia memiliki kehidupan sehat & merasa damai dan tentram. Terapi pelukan hampir sama dengan terapi jalan kaki. Terapi pelukan meningkatkan keseimbangan tubuh, kesehatan, dan mengurangi tingkat stress, khususnya para profesional muda yang bekerja di kota
metropolitan. . Pelukan bukan berarti Anda harus mencari suami atau kekasih untuk melakukan hal ini.


Pelukan dapat dilakukan pada siapa saja dengan penuh kasih dan damai. Tentu saja pelukan ini bukan berkonotasi negatif apalagi mengikutsertakan gairah. Pelukan ini juga bukan ‘pelukan sosial’, seperti berjabat tangan, mencium pipi kiri dan kanan, seperti yang dilakukan oleh budaya masyarakat beberapa negara pada saat pesta atau pertama kali bertemu.. Pelukan yang dimaksud adalah pelukan saling menyentuh, tubuh dengan tubuh saling mengikat dan menyentuh. Ketika saling berpelukan, akan terasa perasaan nyaman dan damai.

  • Anak Tumbuh Sehat
“Tapi, kita harus ingat. Walau sekadar jabat tangan dan menyentuh pipi dengan pipi, ini juga ada manfaatnya. Ada rasa kehangatan ketika kita saling berjabat tangan. Namun bila ini dilakukan lebih dari ini, yaitu dengan pelukan erat, tentu lebih bermanfaat, unsur terapinya lebih tinggi,” ujar Dr. Bhagat, salah satu doktor yang meneliti pengaruh pelukan di India .


Diharapkan masyarakat mengerti akan manfaat sentuhan dan pelukan. Sehingga pasangan suami istri, semakin sering berpelukan dan bersentuhan. Juga makin sering memeluk anak-anaknya. Seluruh bagian di kulit kita memiliki organ perasa. Dari ujung kaki hingga kepala adalah area yang sensitif bila disentuh. Bahkan ketika bayi masih di dalam kandungan walau dilindungi air ketuban, ia sangat menyukai sentuhan kasih sayang dari ke dua orang tuanya. Jika sering disentuh, bayi dalam kandungan akan tumbuh menjadi bayi yang sehat dengan pertumbuhan yang bagus. Selain itu secara psikis bayi akan tumbuh menjadi seorang yang penyayang.



Anak-anak yang sering disentuh, dibelai dan dipeluk oleh orang tuanya juga akan tumbuh menjadi anak yang sehat. Mereka akan merasa nyaman dan memiliki kepercayaan diri. Pertumbuhan dan kesehatan pun lebih bagus dibanding dengan anak-anak yang jarang disentuh, dibelai dan dipeluk. Pada orang tua pun, sentuhan dan pelukan sangat berarti. Apalagi pada saat kehilangan seseorang, depresi, stres.. Dengan berpelukan, orang dewasa merasa ada orang yang memperhatikan, ada orang yang mencintainya, membutuhkannya. Seluruh kulit kita, sangat peka dengan pelukan, dan sangat membutuhkan sentuhan hangat dan erat.


Dr. Harold Voth, senior psikiater di Kansas, Amerika Serikat telah melakukan riset dengan beberapa ratus orang. Hasilnya, mereka yang berpelukan mampu mengusir depresi, meningkatkan kekebalan tubuh, awet muda, tidur lebih nyenyak, lebih sehat. Jika Bayi atau anak-anak rewel atau sakit. Jangan biarkan mereka sendirian. Peluklah. Dengan memeluk, mereka akan merasa nyaman. Sehingga kekebalan tubuhnya lebih baik, dan kesehatan mereka pun akan jauh lebih baik. Anda sebagai orang tua pun mendapatkan efek baik dari terapi pelukan ini. Anda akan jauh lebih sehat, muda, terbebas dari depresi. 


Pelukan dapat menyembuhkan sakit fisik dan psikis. Sentuhan yang dihasilkan dari pelukan membantu mengurangi rasa sakit. Beberapa penyakit parah sering kali membuat penderitanya merasa frustasi, marah, tak mungkin penyakitnya bisa disembuhkan. Dengan pelukan, pasien yang prustasi ini merasa nyaman. Pelukan

memberikan energi positif pada emosi pasien. Sehingga mengubah emosi negatifnya menjadi emosi positif. Apalagi bila pasien mendapatkan pelukan dari orang yang dicintainya. Bukankah cinta itu adalah kekuatan yang maha dahsyat, dan pelukan adalah salah satu cara untuk menyatakan cinta, atau suatu bentuk cinta.
  • Transformasi Rasa Nyaman
Seorang master reiki di Mumbai , India , berkata,” pelukan adalah salah satu alat untuk bertransformasi. Dengan pelukan satu pribadi dengan pribadi lain semakin dekat. Jika hubungan Anda dengan orang lain renggang. Salah satu cara agar hubungan itu menghangat dengan memeluknya.. Jika rumah tangga Anda diambang kehancuran, cobalah memeluk pasangan Anda 20 kali sehari. Saya yakin Anda berdua tak akan bercerai. Selain itu, hidup Anda berdua akan lebih bahagia, sehat, dan awet muda. Serta Anda akan terhindar dari stress dan depresi.”
  • Pelukan: Tangan melingkar di bahu 
Tangan melingkar di bahu pasangan, tubuh ditegakkan, badan condong ke depan. Pada umumnya gerakan ini dilakukan pada saat berdansa. Menunjukkan rasa respect, sayang, dan kagum. Namun tidak memungkiri pelukan ini dilakukan saat Anda dan si dia sedang berada di beranda rumah, menikmati sinar bulan dan saling berpandangan. Wow, artinya Anda dan si dia sedang dimabuk cinta. 
  • Pelukan: Tangan Melingkar di dada 
Peluk dadanya dengan erat dan nikmati perasaan nyaman dan aman. Pelukan semacam ini menimbulkan suatu harapan baru dan kenyamanan luar biasa. Ketika perasaan tidak tenang dan gugup, suatu pelukan ini akan menenangkan dan meredakan kegelisahan serta kesedihan. 

Tips: biarkan tangan Anda mengusap lembut punggungnya setiap kali pelukan ini Anda lakukan. Tentunya ia akan merasakan kenyamanan luar biasa, sama seperti yang Anda rasakan. Ketika ada suatu permasalahan besar, setidaknya masalah ini akan berkurang.
  • Pelukan: Tangan melingkar di pinggang 
Letakkan tangan Anda di lingkar pinggangnya, raih secara lembut dan dekatkan pada tubuh Anda. Tentunya terbangun suatu kedekatan yang luar biasa saat Anda dan dia sama-sama merasakan kehangatan tubuh masing-masing. Letakkan kepala Anda di dadanya dan rasakan degup jantungnya. Nah, Anda tentu mendengar bahwa di setiap detak jantungnya hanya nama Anda yang disebut. Pelukan ini menandakan kepercayaan, rasa cinta, pasrah dan kenyamanan. 
  • Pelukan: Dari samping (kanan atau kiri) 
Peluk pinggangnya dari samping, kanan atau kiri, rebahkan kepala Anda dengan lembut di dadanya. Hmm...sudah mulai terasa kenyamanan itu kan? That's right, memang inilah yang Anda butuhkan. Suatu perasaan nyaman dan terlindungi. Kelebihan dari pelukan ini menunjukkan kedekatan antara Anda dan si dia. Sekaligus menjadi sinyal tatkala Anda ingin bercinta dengannya. 
  • Pelukan: Dari belakang 
Ada kalanya Anda memeluknya dari belakang. Saat ini dia merasa sangat nyaman, dan berpikir bahwa Anda sangat manja dan butuh perlindungan serta kasih sayang. Dan perasaan ini juga langsung tembus ke dalam dadanya. Kehangatan yang Anda berikan menyebar ke seluruh tubuhnya membuat ia tak akan pernah mau berpaling dari Anda. 

Di Indonesia juga beberapa negara lainnya berpelukan hanya dilakukan pada pasangan suami istri, saudara, orang tua ke anaknya. Di Amerika sebuah lembaga ada yang mengkoordinir untuk mengadakan Free Hug di jalanan. Jangan kaget jika suatu hari, saat Anda berkunjung ke Amerika dan Eropa, melihat beberapa orang dengan papan besar di dada, bertuliskan Free Hug. Mereka adalah para relawan yang memberikan terapi pelukan pada setiap orang yang membutuhkan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment Using Facebook