Senin, 14 Januari 2013

Kenyang lebih lama.


Pernahkah merasa selalu lapar dan ingin makan ini itu tak bisa ditahan? Nah, kalau sudah begini bagaimana bisa langsing dan program diet berhasil.? Sebenarnya tak ada salahnya dengan sering makan. Yang salah adalah apabila Anda tak dapat mengontrol nafsu makan, serta akhirnya memilih menu-menu kaya lemak dan membuat tubuh jadi lebih gemuk.

Bukannya menyudutkan gemuk ya, tetapi perlu disadari bahwa kegemukan memang tak selalu baik, terutama bagi kesehatan. Banyak penyakit berbahaya yang berawal dari kegemukan, seperti diabetes, penyakit jantung, kanker, dan lain sebagainya. Jika anda akan berniat untuk menjalani diet untuk menurunkan berat badan, alangkah baiknya mengenal macam-macam makanan yang bisa membuat anda kenyang maupun membuat anda cepat lapar. Agar diet anda lebih optimal sebaiknya menghindari atau mengurangi makanan yang bisa membuat lapar, tetapi jika ingin menaikkan berat badan alangkah baiknya mengkonsumsi makanan yang bisa membuat anda sering lapar.

Berikut ini berbagai makanan yang bisa membuat anda bisa merasakan kenyang lebih lama maupun bisa membuat anda mudah lapar. Apa sajakah makanan itu.?




Nah, mengatasi hal tersebut mungkin Anda bisa mencoba beberapa makanan yang bikin Anda merasa kenyang lebih lama. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengontrol asupan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

  • Telur

Sebutir telur hanya mengandung 70 kalori, namun menyediakan lebih dari 6 gram protein, demikian menurut Shelley McGuire, PhD, juru bicara American Society for Nutrition. Perempuan yang mengonsumsi telur untuk makanan pertamanya cenderung akan kenyang lebih lama, kemungkinan karena protein memang bisa menahan rasa lapar. Jadikan telur sebagai salah satu lauk untuk teman makan nasi. Atau, akhiri menu sahur Anda dengan sebutir telur rebus segar. Anda juga akan merasa lebih berenergi setelah mengonsumsi telur, lho. Baca juga, artikel tentang "Efek Negatif Telur" DISINI.
  • Sup

Makanan yang mengandung banyak air juga bisa membuat rasa kenyang lebih awet. Bila Anda mengawali hari dengan mengonsumsi sup, Anda juga akan mengaktifkan sinyal otak yang akan memberi informasi ketika Anda sudah cukup makan. Jadi, sebelum Anda terdorong untuk mengonsumsi makanan yang lain, Anda merasa sudah puas dengan nasi dan sup yang Anda nikmati sebelumnya. “Pilih semangkuk sup yang terbuat dari kaldu, dengan sayuran yang kaya serat seperti seledri dan bayam," saran Amy Jamieson-Petonic, RD.
  • Alpukat

Tuntaskan momen sahur Anda dengan mengonsumsi semangkuk alpukat. Buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang membantu memperlambat kecepatan perut saat mengosongkan dirinya, kata McGuire. Alpukat juga kaya akan folat, potassium, dan vitamin E. Dari banyak penelitian terlihat bahwa makanan yang mengandung tiga macam nutrisi ini akan lebih mengenyangkan daripada makanan lainnya. 
  • Oatmeal

Masih tinggal di kos, dan tak sempat menyiapkan menu sahur? Coba buka lemari es. Masih adakah persediaan oatmeal di sana? Setengah cangkir oatmeal berukuran 3 gram akan cukup membantu Anda bertahan. Makanan ini juga menyediakan 4-7 gram protein sebelum Anda menambahkan susu ke dalamnya. Anda tentu tahu bagaimana cara membuat menu ini lebih nendang. Ya, cemplungkan buah-buahan seperti potongan pisang, strawberry, apapun yang Anda inginkan ke dalamnya.
  • Apel

“Sebutir apel hanya mengandung 80 kalori, tetapi kandungan 4 gram serat dan air yang tinggi pada apel bisa membuat sama kenyangnya dengan makan besar," kata Jamieson-Petonic. Maka, untuk efek yang lebih bertahan lama, sudahi menu sahur Anda dengan sebutir apel.
  • Kacang-kacangan dan lentil 

Kacang kedelai, kacang merah, buncis, kacang panjang, bisa Anda olah menjadi tumisan atau sup yang lezat dan mengenyangkan. “Kacang-kacangan kaya akan protein, sekitar 7 gram setiap setengah cangkir. Selain itu juga kaya akan karbohidrat kompleks, yang butuh waktu lebih lama untuk diuraikan," seru McGuire.
  • Kacang

Masih ada jeda waktu setelah sahur dan sebelum imsak.? Kudap saja segenggam kacang kesukaan Anda, seperti kacang mede, almon, walnuts, atau pistachio. “Kacang merupakan kombinasi sempurna antara serat, protein, dan lemak," jelas Jamieson-Petonic. Batasi konsumsinya, dan tambahan garamnya, untuk menghindari kelebihan kalori. 
  • Dark Chocolate

Dalam 100 gram dark chocolate, hanya mengandung 170 kalori. Menurut penelitian dari University of Copenhagen, mengonsumsi dark chocolate sebelum makan bisa membuat kita menyantap porsi makanan lebih sedikit.
Kenapa? Senyawa dalam dark chocolate memperlambat proses pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Sepotong kecil cokelat (seukuran kartu nama) juga bisa menahan hasrat untuk memakan makanan asin, manis dan berlemak.

  • Kacang Pinus

Dengan hanya 95 kalori per 1/2 ons (sekitar 84 butir kacang), kacang pinus tidak hanya baik untuk diet tapi juga membuat Anda cepat kenyang.
Kacang pinus mengandung asam lemak yang selain baik bagi jantung juga meningkatkan hormon yang membuat Anda merasa sangat kenyang. Jika keinginan untuk ngemil timbul, segera konsumsi kacang ini.

  • Keju

Pilih keju yang terbuat dari susu sapi atau kambing yang diberi pakan rumput. Keju dari susu ternak berpakan rumput punya kandungan conjugated linolenic acid (CLA), sejenis asam lemak yang membantu mengatasi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan osteoporosis. Cek produk berlabel ‘grass-fed’ untuk memastikan Anda membeli keju yang tepat.

  • Susu Skim

Satu cangkir susu skim hanya memiliki 86 kalori. Protein pada susu (whey dan casein) bisa mengenyangkan perut dibandingkan minuman mengandung gula. Kandungan CLA pada susu juga membantu melawan kegemukan.

  • Jeruk

Jeruk adalah salah satu buah yang mampu memberi efek kenyang selain apel, karena kandungan seratnya yang tinggi. Banyak makan serat juga bisa melawan kegemukan dan menghasilkan perut yang rata.

  • Beras merah

Beras merah mengandung serat dan nutrisi seperti vitamin B dan magnesium, yang membuat Anda lebih berenergi. Serat menyebabkan beras merah dicerna lebih lama dalam perut dan lebih maksimal dalam menyerap nutrisi baiknya.

Sebaiknya jangan memilih makanan ini:
Kudapan yang diproses, dan diberi gula tambahan, seperti cookies, crackers, dan croissants, cenderung membuat Anda cepat lapar lagi. Coba pilih cemilan yang terbuat dari gandum utuh saja, seperti pop-corn tanpa tambahan garam dan mentega. Hindari juga sereal yang sudah diberi tambahan pemanis, dan berbagai makanan beku dengan embel-embel "diet". Makanan seperti ini biasanya tidak cukup mengenyangkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comment Using Facebook